Plagiator di EICMA Dipermalukan

MILAN, (PRLM).- Pabrikan motor yang berbasis di kota Pontedera, Italia Piaggio Group telah mengkonfirmasi atas pernyataan yang dikeluarkan oleh polisi Italia ‘Guardia di Finanza’ yang telah menyita skuter tiga roda YB 250 ZKT, diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan asal Cina Kaitong Motor lewat perwakilannya Yiben.

Menurut laporan “Twowheelsblog” polisi Italia langsung melakukan tindakan menutup stand Yiben di ajang pameran motor tahuna EICMA Motor Show 2011. Juru bicara dari ‘Guardia di Finanza’ mengatakan bahwa model motor skuter tiga roda seri YB 250 ZKT itu sangat identik dengan model skuter tiga roda 500cc dari Piaggio Group yaitu Piaggio MP3 Touring. Dengan demikian model tersebut telah disita atas tuduhan pemalsuan dan melanggar hak cipta.(Ton/A-147)*** (PikiranRakyatOnline)

Produk-produk dari China memang terkenal dengan tiruan, mulai dari mainan anak-anak sampai produksi otomotif. Tindakan ini jelas merugikan, sebab selain merampas hak cipta perusahaan orang lain juga bisa menjatuhkan produk yang dijiplak sebab harga tiruannya bisa jauuuh lebih murah …. (tapi tentunya dengan kualitas yang dipertanyakan).

Piaggio MP3 500 2011

Hmmm …. memang belum ada keputusan dari Pengadilan tentang kasus ini, tapi tentunya Polisi Italia tidak gegabah. Semoga ini jadi pelajaran buat pabrikan yang bersangkutan agar tidak berplagiat ria dalam menelorkan produk-produknya.

Kalau udah beginiiii, kan maluuuuu …..

36 responses to “Plagiator di EICMA Dipermalukan

  1. China lagi…sungguh terlalu

  2. Tindakan tegas polisi dalam melindungi hak cipta. Tegas pastinya. tidak seperti di Indonesia, masalah hak cipta diragukan hukumnya, dalam bentuk design motor ataupun dalam ribuan keping dvd. Menggiurkan untuk beli yang bajakan. Terus terang iya!

  3. harusnya yg bersangkutan juga sadar kalo ikut acara sebesar itu jangan pamerin produk2 yg nyontek pabrikan laen… bunuh diri namanya. bisa ga laku produk2nya….

  4. Memang seharusnya begitu.. jangankan ngomongin Europe yg cukup strict deh (di luar masalah krisis ekonomi yg mereka alami), australia aja udah sangat strict sama yg namanya copyright, mulai dari buku2 yg gaboleh difoto-copy (skala kecil) sampai skala besar..

    Selain China juga Indonesia harus memperhatikan, karena issue copyright sangat2 lemah sekali di negara indonesia ini.. Sebagai contoh safety-gear-nya.. kalo alpinestars sama dainese si udah ga usah ditanya… di mana2 palsunya ada.. tapi bahkan konon kabarnya barang lokal sekalipun kayak AHRS, 7gear, dan RVR banyak dipalsukan juga.. kalo sudah begini, bagaimana Indonesia bisa bersaing di tingkat internasional (katakanlah untuk safety gear) kalo semua-muanya ga ada apresiasi oleh orang sendiri

  5. dipermalukan bener,itukan pameran kelas dunia 😆

  6. kasihan . . . namanya juga usaha . . .

  7. hehehehe barang kw2 ngikut pameran yo mesti dibredel.. :mrgreen:

  8. malu???? Yi ben …yg penting gw ngeksis

  9. wkwkwk,,, kapokk,,, dasar cina klonenger

  10. kenapa disini enggak yak!??!

  11. “Kenapa di sini enggak dibredel???”

    Lha orang Indonesia hanya menjadi konsumen bukan produsen!!! itu event EICMA ada di Italy yg juga produsen beberapa merk kelas dunia masak mau diacak-acak China dengan produk klonengannya…?? Andai Indonesia punya merk dalam negeri yg sudah kuat brandingnya pasti pemerintah sekalipun akan memprotek dr serangan produk2 tiruan China…

  12. Maklum, Republik Cina kaya sumber daya buruh yang murah tapi nggak mau keluar biaya riset dan desain, jadi tinggal beli skutik mp3, ditrondolin, dibikin cetakannya, diproduksi masal dah.. di jualnya juga ke yang mau beli doang..

  13. salut buat Yiben, udah jelas2 tau resikonya tp tetep aja ngeksis.. benar2 pemberani.. yg jelas plagiat itu tidak baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s