Simoncelli sang Entertainer … Rossi ?

Mungkin Brno menjadi sirkuit yang paling berkesan buat Simoncelli, karena di sirkuit tersebut dia pertama kali naik podium selama gelaran motogp, walau di posisi ke 3 tapi telah memberikan kepuasan yang besar. Namun San Marino atau Misano pun mempunyai kesan yang mendalam, kenapa? Karena walaupun dia berada di posisi keempat, tapi hasil tersebut dia peroleh dari hasil perjuangannya bertarung dengan dua rider pabrikan yaitu Dovisiozo (Repsol Honda) dan Ben Spies (Yamaha), sedangkan dia sendiri merupakan tim satelit.

Setelah berhasil “memburu” Valentino Rossi, Simoncelli ngacir, namun Dovi dan Ben Spies pun tidak tinggal diam, mereka pun berhasil melewati Rossi dan mereka berdua berburu Simoncelli. Akhirnya Dovi yang berhasil mengovertake Simoncelli, namun tidak berlangsung lama, Simoncelli cepat-cepat menyalip Dovi. Dan pertarungan sengit antara Dovi dan Simoncelli pun berlangsung sengit dan menarik, bahkan yang paling banyak disorot kamera. Sementara itu Spies terus menempel ketat kedua pembalap di depannya yaitu Simoncelli dan Dovi. Sedangkan Rossi makin jauh tertinggal.

Duel Simoncelli – Dovi – Spies memang cukup indah dan memukau, Simoncelli menunjukkan jiwa entertain-nya, cukup menghibur. Bahkan di tikungan akhir menjelang finish, dovi dan Simoncelli terus bertarung, Simoncelli unggul tipiiiis sekali di depan dovi. Berikut “curhat” Simoncelli :

“Tentu saja, naik podium selalu lebih memuaskan daripada posisi keempat. Tapi, hasil ini terasa baik karena balapan sangat ketat dan saya bertarung sengit hingga akhir,” ungkap Simoncelli di situs resmi MotoGP.

“Sayangnya, saya membuat kesalahan di awal balapan yang membuat saya kehilangan kontak dengan tiga pembalap terdepan. Kalau tidak, saya mungkin bisa terus bersama mereka,” tambah pembalap Honda Gresini ini.

“Saya harus menebusnya dan saat saya mendapatkan tempat keempat, saya mempertahankannya untuk memenangi duel indah dengan Dovizioso dan Spies pada lap terakhir. Saya mempertahankan posisi keempat sepanjang 23 lap dan saya tak boleh kehilangan itu di akhir,” katanya.

Simoncelli berharap aksinya sepanjang balapan di Misano sudah membuat fansnya senang.

“Ini bagus, saya senang dan saya pikir saya sudah menyenangkan fans saya. Mereka layak mendapatkannya karena mereka sudah mendukung saya melalui masa-masa sulit,” pungkas dia.

Bagaimana dengan om Rossi? Untuk tahun ini kang Rossi seolah tenggelam dari dunia entertainment, beliau lebih banyak bekutat ngurusin tunggangannya. Adapun hasil di misano, keknya itu merupakan hasil mentok buat rossi. Semoga di tahun 2012 om Rossi bisa kembali ke habitatnya :mrgreen:.

Iklan

9 responses to “Simoncelli sang Entertainer … Rossi ?

  1. Pertamaxx ke 3x nya…

  2. emang seru kalo nonton kemaren, Sic, Pies dan dovi,..sic jadi lebih manis kalo gk nabrak..hehehe
    nitip kang
    http://boerhunt.wordpress.com/2011/09/05/pesona-pantai-rowo-cangak-yang-perawan-dan-tersembunyi/

  3. untuk musim ini lebih suka sic daripada rossi

  4. The next Rossi…eh tapi bukannya seumuran???

  5. ohhh…berarti bukan temen dari kecil yak???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s